Assalamualaikum Wr Wb! Ahlan Wa Sahlan Wa Marhaban Bikum ! Terima Kasih atas Kunjungannya Ke Web Kami Yang Sederhana kami ini ! Semoga Bermanfaat Buat Pengunjung Semuanya. Amin

KUA P. Selatan Meraih Prediket KUA Teladan Tk. Kab. Bireuen Tahun 2015

TIM Penilai KUA Teladan Tahun 2015 Tk. Provinsi Aceh

Terus Berbenah demi Meningkatkan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

Alhamdulillah, Penghulu KUA P.Selatan Meraih Juara I Dalam Event Lomba Baca Kitab Se-Kab. Bireuen

Keluarga Sakinah Kab. Bireuen Tahun 2015

Sabtu, 05 April 2014

Peserta Silatas SIMKAH Studi Banding Ke KUA Teladan Nasional 2013

[Semarang | Mulyadi] Jumat (05/4) Peserta Silatnas SIMKAH asal Aceh melakukan studi banding ke KUA Teladan Nasional 2013 yang berada di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Adapun KUA yang dikunjungi mereka adalah KUA Kec. Gondomanan Kota Yogyakarta Prop. Yogyakarta dan KUA Kec. Pringsurat Kab. Temanggung Prop. Jawa Tengah yang mana masing-masing dari KUA tersebut meraih peringkat 1 dan 2 dalam pemilihan KUA Teladan Nasional 2013 lalu.

Bertolak dari Mess Kanwil Jawa Tengah, keempat peserta silatnas dari pagi sudah mempersiapkan diri untuk keberangkatan studi banding ini. berkisar pukul 10.05 wib peserta sudah tiba di KUA Pringsurat dan langsung di sambut oleh H. Eko Widodo selaku Kepala KUA Pringsurat. Satu kesan yang sangat membahagiakan bagi seluruh peserta adalah disaat mereka disambut dengan penuh kehormatan dan bersahabat oleh Kepala dan Staf KUA serta diberikan informasi yang sangat detail.

Irham salah seorang peserta silatnas dari Aceh Tengah menerangkan bahwa banyak pelajaran berharga yang kami dapat saat berkunjung ke Juara KUA Teladan ini. Masing-masing KUA memiliki keunggulan dan motivasi tersendiri dalam hal memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat. Pemandangan yang paling menarik yang kami lihat adalah penataan kantor secara modern dan rapi, pengarsipan data secara baik dan aman, digitalisasi pelayanan dan lain sebagainya.

“3 Hal yang harus kita terapkan guna tercapainya visi misi kantor, yaitu keterbukaan, kebersamaan dan keteladanan." tegas Irham mengulang motivasi yang disampaikan oleh Pak Eko Widodo. "jika 3 hal itu kita terapkan di kantor, yakinlah apapun yang menjadi target kita akan segera tercapai dan itulah yang kami terapkan sehingga alhamdulillah kami meraih predikat Juara 2 Nasional" tambahnya.

Lebih lanjut Irham menjelaskan, diantara keberhasilan KUA Pringsurat adalah memanfaatkan segala hal yang masih bisa dipakai, jangan terlalu cepat menjadikan suatu barang itu sampah karena pada prinsipnya semua barang masih bisa disempurnakan tergantung kemauan dan 'kacamata seni' yang kita gunakan.

setelah diakhiri dengan foto bersama dengan Ka.KUA dan seluruh staf KUA Pringsurat, peserta melanjutkan studi banding ke KUA Gondomanan yang terletak di kota Yogyakarta dengan menempuh jarak lebih kurang 2 jam perjalanan. Pada umumnya konsep yang dibangun KUA Gondomanan hampir sama dengan KUA Prinsurat. Akan tetapi dari segi penataan kantor, Saat pertama kita memasuki KUA Gondomanan, kita akan langsung terbayang memasuki kantor modern atau lebih tepatnya seperti memasuki bank, terbayang oleh anda bagaimana suasana di dalam bank, begitu juga suasana yang kita lihat di KUA Gondomanan, bersih, rapi, modern dan mantaplah, ujar Saifuddin peserta silatnas asal Aceh Tamiang. Kesimpulan akhir yang bisa saya sampaikan adalah bahwa penataan kantor, pengarsiapan data, pelayanan modern, semangat berbuat dan melayani, dan terpenting adalah keikhlasan dalam berbuat serta berkarya adalah kunci dua KUA ini menjadi juara." tegasnya. Dan kedua KUA ini sudah integritas data dengan dukcapil masing-masing propinsi sehingga memudahkan pengmabilan data dan validasi data catin."tutupnya.

Jumat, 04 April 2014

Peserta asal Aceh tiba di Semarang

Sebanyak 4 peserta dari Aceh mengikuti kegiatan Silatnas (Silaturrahim Nasional) SIMKAH (Sistem Informasi Manajemen Nikah) dan Koordinasi Pengembangan SIMBI ( Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam) telah tiba di semarang kamis malam pukul  21.00 Wib. Keempat peserta tersebut ialah T. Erdika Usiandra (Kab.Aceh Utara), Irham, SS (Kab.Aceh Tengah), Mulyadi, S.H.I (Kab.Bireun), dan Saifuddin, S.Sos.I (Kab. Aceh Tamiang).  

Acara Silatnas akan dilaksanakan di Islamic Center Semarang pada tanggal 5-6 April 2014, sedangkan Acara Koordinasi Pengembangan SIMBI akan dilaksanakan pada tanggal  5-7 April 2014 bertembat di Hotel Horison Semarang.

Silatnas SIMKAH tahun ini bukan hanya sebatas silaturrahim biasa karena silaturrahim kali ini akan digandeng dengan pelatihan nasional dimana akan dihadiri oleh seluruh operator SIMKAH seluruh Indonesia. Pelatihan akan langsung dipandu oleh pengurus FK-OSI (Forum Komunikasi Operator SIMKAH Indonesia) Pusat. Dalam acara tersebut juga akan diluncurkan Fitur-fitur SIMKAH terbaru, antara lain : Pengumuman kehendak nikah melalui sosial media (Facebook dan Twitter), integerasi data bersama pemda setempat, yang saat ini sedang dijajaki kerjasamanya di tingkat kementerian, laporan nikah via SMS ke kanwil juga bisa dilakukan melalui SIMKAH tanpa menggunakan Handphone artinya operator langsung bisa mengirimkan SMS ke server kanwil melalui SIMKAH sesuai dengan format yang sudah ditetapkan, dan fitur lainnya.
 
insya Allah direnecanakan hari ini (04/04/2014) peserta asal Aceh akan melakukan kunjungan ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah yang merupakan Juara 2 KUA Teladan Tingkat Nasional tahun 2013 untuk melihat dan belajar akan kamajuan dan perkembangan yang telah dicapai oleh KUA tersebut.

Jumat, 28 Maret 2014

Membangun Keluarga Bahagia dengan Keikhlasan

Ikhlas berasal dari bahasa Arab yang asal katanya khalasa yakhlusu khuluus, yang berarti bersih, jadi apabila ada yang mengatakan khalas artinya sudah clear atau sudah beres. Sedangkan berkaitan dengan akhlak , ikhlas berarti takhlisul qalbi min aghradin siwaLLah, yaitu meniadakan dan membersihkan hati dari tujuan yang selain dari Allah.

Karena itu dalam hadits disebutkan al ikhlas muhhul ibadah, bahwa ikhlas adalah otak, prosesor atau spirit dan kekuatan utama dalam ibadah.  Fungsi ikhlas sebagai otak ini adalah karena amal ibadah yang memang merupakan tujuan utama Allah menciptakan manusia di bumi ini tidak akan bisa kita dapatkan spiritnya dan dampak baiknya termasuk konsekwensi adanya pahala secara maksimal jika kita tidak menyertainya dengan ikhlas.  

Orang yang menjalankan shalat, tapi karena dia ingin dipuji oleh orang lain, maka dia tidak akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah kecuali dia hanya akan mendapatkan pujian dari orang itu. Orang yang bersedekah agar dia dikatakan sebagai dermawan, hanya akan mendapat pujian tanpa pahala. Pada saat tidak ada yang memujinya saat bersedekah, maka dia akan kehilangan spirit untuk bershadaqah lagi.  Begitu juga seorang suami, ketika dia bekerja tujuan adalah untuk Allah SWT yang memerintahkan merawat dan  menyenangkan anak, isterinya sebagai tanggung jawab dia sebagai seorang pemimpin, maka dia tidak akan mendapatkan sekedar uang saja  tapi dia juga mendapatkan pahala yang berlipat. 

Begitu pula seorang ibu rumah tangga yang menjalankan aktifitas sebagai ibu rumah tangga, melayani suami dan mendidik anak-anaknya itu akan semua akan mendapatkan balasan yang setimpal dihadapan Allah disamping pujian dan cinta kasih dari suami dan anak-anaknya tapi dengan satu syarat  dia melakukan itu tujuannya apa yang dilakukannya  hanya karena Allah agar suaminya senang dan anak-anaknya terdidik dengan baik dan semua keluarga menjadi bahagia. Itulah yang disebut ikhlas.  ikhlas ini tempatnya ada didalam hati dan tidak bisa dikatakan tapi hanya bisa dirasa dari perbuatan yang dia lakkukan. Karena itu apa bila kita ingin ikhlas, kita butuh riyadloh atau latihan dan mujahadah atau kesungguh-sungguhan hati dalam menjalankan segala hal.

Bagaimana bisa ikhlas?

Berdasarkan hadits innamal a’malu binniyat wainnama likullim riin manawa mengindikasikan adanya rumus  yang bisa kita lakukan agar bisa ikhlas .

Pertama niat itu tempatnya dalam hati, ikhlas tempatnya juga didalam hati, karena itu biar kita ikhlas maka fungsikanlah hati dalam setiap perilaku dan amal perbuatan yang  kita lakukan. Contoh, kalau mau shalat, fungsikan hati, ya Allah saya mau shalat untuk Engkau ya Allah. Ya Allah saya mau berderma demi Engkau untuk menolong fakir miskin , maka ini kalau kita fungsikan hati kita kita akan menjadi orang ikhlas dan mendapatkan manfaat dari ikhlas itu sendiri, lha kalau yang kita fungsikan nafsu, ya nda akan dapat, kalau mau shalat hanya ingin dipuji mertua, atau berderma demi pujian sesama kita akan kehilangan ke ikhlasan.

Kedua klita harus bisa menanamkan Allah didalam hati. Seperti dalam surat al Ikhlas kita tidak menemukan kalimat ikhlas dalam ayatnya, yang ada hanya Allah dan perintah meng Esakan Allah. Bila seseorang mampu menanamkan Allah didalam hatinya, hanya ridlo Allah yang diburu dari setiap langkahnya, maka dia disebut mukhlisin, orang yang ikhlas.

Bila seseorang mampu memperlakukan isteri dengan baik hanya karena Allah, memperlakukan suami hanya karena Allah, merawat Anak hanya karena Allah bukan karena kebanggaan sesaat, dan lain sebagainya maka dia telah berhasil menempa diri menjadi seorang ikhlas. Membangun keluarga bahagia dengan keIkhlasan.
 
sumber : http://kuaklojen.blogspot.com
JADWAL SHALAT DI SELURUH WILAYAH INDONESIA

Jazakumullah Kullu Khair Wa Ahsanu Jaza
Terima Kasih Atas Kunjungan nya !
Kirimkan segala Kritikan, saran dan masukan sobat-sobat semua
ke alamat : kuapeusanganselatan@gmail.com